Permohonan Ditolak, Itjima Ulama Bertindak


(Novel Bamukmin Jubir PA 212/ Sumber gambar: republika.co.id)

Ada sebuah ungkapan yang terkenal di kalangan muda-mudi terkait dunia cinta dan asmara. "Cinta ditolak, dukun bertindak." 

Ketika cinta seseorang ditolak secara keseluruhan oleh pujaan hatinya. Kemudian penolakan itu tidak diterima, maka selanjutnya menggunakan cara ekstrim yaitu meminta bantuan dukun untuk mewujudkan hasrat cintanya. Seperti itu kira-kira.

Entah kalau di dunia politik, khususnya terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap sengketa hasil Pilpres. MK sudah memutuskan menolak secara keseluruhan permohonan pemohon. 

Apakah akan ada juga ungkapan yang seperti di atas? Misalnya, "Permohonan ditolak, dukun bertindak". Saya rasa tidak. Koalisi sudah bubar. BPN juga otomatis bubar. Keputusan MK sudah diterima dan dihormati oleh pihak pemohon.

Ehh... tapi sabar dulu ya. Masih ada kelompok yang belum menerima. Bahkan sepertinya menolak keputusan MK. Mereka adalah PA 212. Rencananya mereka akan melakukan lagi itjima ulama seperti sebelum-sebelumnya.

Kalau begitu, akan berlaku ungkapan: "Permohonan ditolak MK, Itjima' Ulama bertindak" Dan sekarang akan memasuki Itjima Ulama season 4.

Memang itjima ulama mereka ini ber-season-season bahkan tampak seperti menjadi komoditi politik, sehingga mengurangi nilai kesakralannya. Terkesan itjima ulamanya yang disesuaikan dengan hasrat politik tokoh-tokohnya.

Tapi tindakan itu lebih baik dibanding mengambil tindakan bunuh diri. Seperti beberapa kasus asmara muda-mudi yang ketika cintanya ditolak, berujung minum racun atau gantung diri. Sulit saya bayangkan berapa banyak orang yang akan mati.

Kita tunggu saja seperti apa hasil itjima ulama mereka. Yang pasti tidak akan merubah keputusan MK karena sifatnya final dan mengikat bagi semua.(*)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Pak Jokowi vs Selamat Pak Prabowo

Pembukaan

Bela Agama Di MK, Agama Apa?